KoreksiNews.co → Tondano: Minahasa – Program Studi S2 Ilmu Administrasi Negara (AN), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Manado (Unima), menggelar kuliah tamu di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Governance and Innovation in Indonesia: Experiences, Opportunities, and Challenges” ini menghadirkan Ketua Umum Indonesian Association for Public Administration (IAPA), Prof. Dr. Mujibur Rahman Khairul Muluk, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber utama.
Ketua Panitia, Vanda Sarundajang, S.S., dalam laporannya menyampaikan bahwa kuliah tamu tersebut merupakan bagian dari komitmen Program Studi S2 AN untuk menghadirkan perspektif akademik dan praktis terkait inovasi serta tata kelola pemerintahan.
“Tema ini sangat relevan dengan tuntutan transformasi birokrasi yang mengharuskan adanya perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujar Vanda.
Ia menambahkan, materi yang disampaikan narasumber akan membahas berbagai pengalaman, peluang, serta tantangan dalam manajemen kebijakan publik di Indonesia.
“Harapannya, mahasiswa S2 Administrasi Negara dapat menambah wawasan akademik terkait pengelolaan publik dan inovasi pemerintahan,” tandasnya.
Wakil Dekan Bidang Akademik FISH Unima, Dr. Xaverius Erik Lobja, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan kuliah tamu dapat terlaksana dengan baik.
“Kami sangat terbantu dengan dukungan, termasuk peran Ibu Vanda Sarundajang yang mendorong proses peningkatan dan penguatan kualitas Program Studi S2 Administrasi Negara,” katanya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan kontribusi positif, khususnya bagi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Minahasa.
Sementara itu, Koordinator Program Studi S2 Administrasi Negara, Dr. Steven Taroreh, S.Pd., MAP., menyebutkan bahwa kuliah tamu ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas akademik mahasiswa.
“Terlebih karena konsepnya berbasis pengalaman praktisi dalam tata kelola pemerintahan modern, sehingga sangat membantu mahasiswa dalam memahami praktik administrasi publik secara komprehensif,” tuturnya.














